Kesehatan
Sabtu, 09 Mei 2020
Minggu, 03 Mei 2020
Mengatasi kebosanan saat di karantina
Self-quarantine adalah sebuah tindakan preventif bila Anda pernah berada di kawasan yang diduga terpapar COVID-19 atau berinteraksi dengan orang yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri maupun gejala corona. Namun, bagi sebagian orang yang terbiasa beraktivitas di luar, self-quarantine merupakan hal yang membosankan. Jangan khawatir, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar tidak bosan saat self-quarantine, lho!
1. Marathon film dan serial
Bosan di rumah? Nonton film saja. Jangan khawatir, saat ini ada banyak platform penyedia berbagai judul film yang bisa Anda tonton secara online, baik itu film bergenre horor, komedi, atau romansa. Buat yang nggak suka film, bisa kok nonton serial televisi yang lain, misalnya saja drama korea. Anda akan terbawa suasana dan lupa akan rasa bosan yang melanda.
2. Membersihkan rumah
Membereskan rumah adalah salah satu cara yang bisa dilakukan saat self-quarantine. Mulai dengan menghilangkan debu yang menempel pada perabotan. Anda juga bisa menata kembali barang-barang yang ada di dalam rumah. Selain membunuh rasa jenuh dan bosan ketika work from home, suasana rumah jadi lebih hidup dan nyaman.
3. Olahraga tipis-tipis
Berdiam diri tanpa melakukan aktivitas apa pun justru akan membuat tubuh menjadi rentan terkena penyakit. Tidak ada salahnya untuk bangkit dari rasa malas dan mulai bergerak. Lakukan olahraga di rumah dengan melihat video yang ada di sosial media atau video di internet lainnya. Rasa bosan hilang, tubuh jadi kuat dan sehat.
4. Belajar menu masakan baru
Buat yang suka memasak atau mau belajar masak, inilah waktunya untuk memanfaatkan waktu luang dengan ‘bereksperimen’ di dapur. Anda bisa mencoba menu dan resep masakan baru. Tidak perlu takut dengan hasil masakannya, yang penting Anda berani dalam berkreasi. Selain menghilangkan kebosanan, Anda akan lebih fresh untuk melakukan kegiatan selanjutnya.
5. Perawatan diri di rumah
Saat bekerja di rumah, Anda yang biasanya mempunyai lebih banyak waktu untuk relaksasi. Hal itu biasa digunakan untuk merawat diri lho. Tidak harus ke salon atau spa, Anda bisa memanjakan diri dengan memakai masker wajah atau melakukan creambath di rumah.
Itulah tips untuk menghilangkan kebosanan di rumah , jangan lupa tetap selalu di #dirumahaja ya 😊
1. Marathon film dan serial
Bosan di rumah? Nonton film saja. Jangan khawatir, saat ini ada banyak platform penyedia berbagai judul film yang bisa Anda tonton secara online, baik itu film bergenre horor, komedi, atau romansa. Buat yang nggak suka film, bisa kok nonton serial televisi yang lain, misalnya saja drama korea. Anda akan terbawa suasana dan lupa akan rasa bosan yang melanda.
2. Membersihkan rumah
Membereskan rumah adalah salah satu cara yang bisa dilakukan saat self-quarantine. Mulai dengan menghilangkan debu yang menempel pada perabotan. Anda juga bisa menata kembali barang-barang yang ada di dalam rumah. Selain membunuh rasa jenuh dan bosan ketika work from home, suasana rumah jadi lebih hidup dan nyaman.
3. Olahraga tipis-tipis
Berdiam diri tanpa melakukan aktivitas apa pun justru akan membuat tubuh menjadi rentan terkena penyakit. Tidak ada salahnya untuk bangkit dari rasa malas dan mulai bergerak. Lakukan olahraga di rumah dengan melihat video yang ada di sosial media atau video di internet lainnya. Rasa bosan hilang, tubuh jadi kuat dan sehat.
4. Belajar menu masakan baru
Buat yang suka memasak atau mau belajar masak, inilah waktunya untuk memanfaatkan waktu luang dengan ‘bereksperimen’ di dapur. Anda bisa mencoba menu dan resep masakan baru. Tidak perlu takut dengan hasil masakannya, yang penting Anda berani dalam berkreasi. Selain menghilangkan kebosanan, Anda akan lebih fresh untuk melakukan kegiatan selanjutnya.
5. Perawatan diri di rumah
Saat bekerja di rumah, Anda yang biasanya mempunyai lebih banyak waktu untuk relaksasi. Hal itu biasa digunakan untuk merawat diri lho. Tidak harus ke salon atau spa, Anda bisa memanjakan diri dengan memakai masker wajah atau melakukan creambath di rumah.
Itulah tips untuk menghilangkan kebosanan di rumah , jangan lupa tetap selalu di #dirumahaja ya 😊
Cara merawat wajah agar putih bersih
Baik lah teman teman ini ada beberapa cara tips dengan alami agar wajah tetap bersih bersinar.
Jeruk nipis dan lidah buaya.
1. Jeruk nipis
Jeruk nipis kaya akan anti-oksidan dan vitamin C. Hal ini akan membantu kulit agar terhindar dari jerawat, mencerahkan wajah, mengatasi minyak berlebih, dan mengangkat sel kulit mati.
Bukan hanya berfungsi untuk memutihkan kulit wajah, tetapi kandungan vitamin C pada jeruk ini pun mampu menangkal radikal bebas.
Cara merawat wajah agar putih dengan jeruk nipis:
- Belah jeruk menjadi dua bagian.
- Oleskan pada wajah secara merata
- Diamkan selama 30 menit sampai mengering lalu bilas dengan air bersih.
- Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan perawatan ini secara teratur 2-3 kali seminggu.
2. Lidah buaya
Zat yang menghambat pembentukan melanin yang membuat wajah menjadi gelap yakni aloesin ada dalam lidah buaya. Itulah sebabnya mengapa banyak jenis produk pencerah wajah yang memasukkan lidah buaya dalam komposisinya. Lidah buaya dapat berfungsi sebagai ara merawat wajah agar putih secara alami.
Caranya:
- Ambil gel lidah buaya yang ada di tengah
- Oleskan secara merata pada kulit wajah Anda. Diamkan selama 15 menit
- Bilas dengan air bersih
- Lakukan perawatan ini secara rutin pada pagi dan sore hari agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
Pepaya dan Pisang
3. Pepaya
Enzim papain yang ada dalam pepaya dapat membantu meregenerasi kulit. Vitamin A, C, dan E sebagai anti-oksidan akan turut membantu menutrisi dan melembapkan kulit Anda. Pepaya akan menjadi sunscreen atau tabir surya alami bagi kulit wajah Anda.
Caranya:
- Haluskan pepaya. Setelah lembut, gunakan sebagai masker
- Diamkan selama 30 menit lalu bilas dengan air hangat
- Lakukan perawatan ini 2 - 3 kali dalam seminggu akan membantu kulit wajah Anda agar memutih dengan cara yang alami.
4. Pisang
Pisang kaya akan vitamin C dan tentu saja efektif untuk memutihkan wajah secara alami. Cara merawat wajah agar putih dengan pisang:
- Haluskan 1 buah pisang hingga menjadi lembut lalu tambahkan 1 sdm madu
- Campur hingga rata lalu oleskan pada wajah
- Biarkan mengering selama 20 menit dan bilas dengan air bersih
Tomat dan Strawberry
5. Tomat
Cara merawat wajah agar putih selanjutnya adalah dengan menggunakan tomat. Senyawa anti-oksidan yaitu lycopine ada dalam tomat yang terbukti dapat menangkal radikal bebas agar wajah cerah dan berseri. Tomat juga dapat menjadi tabir surya alami untuk meminimalisir kerusakan yang diakibatkan sinar UV.
Cara penggunaannya adalah:
- Tumbuk halus tomat hingga menjadi bubur lalu oleskan pada wajah
- Diamkan selama 30 menit. Kemudian bilas dengan air bersih.
- Lakukan cara merawat wajah agar putih secara alami ini secara rutin 2-3 kali seminggu untuk hasil yang optimal.
6. Strawberry
Ellagic ada dalam buah strawberry yang bagus untuk mengatasi flek hitam pada wajah dan dapat mencerahkan wajah Anda secara alami.
Cara merawat wajah agar putih secara alami dengan menggunakan strawberry adalah sebagai berikut:
- Haluskan buah strawberry hingga lembut
- Campur dengan susu hingga mengental
- Gunakan sebagai masker wajah
Bengkoang
7. Bengkoang
Banyak sekali produk kecantikan yang mengandung bengkoang sebagai pemutih. Hal ini dikarenakan bengkoang kaya akan vitamin B dan C yang sangat berperan penting untuk memutihkan wajah dan menjaga wajah agar tetap bersih bersinar.
Caranya mudah saja:
- Parut bengkoang hingga lembut lalu peras.
- Gunakan sarinya sebagai masker wajah alami
- Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air bersih
- Lakukan perawatan ini secara rutin
Selain mengetahui bahan alami apa saja yang bisa dimanfaatkan sebagai cara merawat wajah agar putih, cara selanjutnya adalah dengan melakukan langkah-langkah perawatan yang baik dan benar.
8. Teratur membersihkan wajah
Salah satu ritual yang tidak boleh terlewatkan sebagai cara merawat wajah agar putih adalah dengan rutin membersihkan wajah setiap hari. Jangan pernah meninggalkan kebiasaan untuk mencuci wajah dengan sabun pencuci muka. Membasuh wajah dengan air saja belum cukup mengangkat kotoran yang menempel pada kulit dan pori-pori.
Pakailah produk sabun pencuci wajah yang memiliki khasiat untuk mengontrol wajah berminyak dan mampu mengangkat sel kulit mati. Cucilah wajah Anda sebanyak dua kali sehari, pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.
9. Menggunakan sunscreen saat berada di luar ruangan
Polusi mengandung berbagai macam zat beracun dan kotoran yang dapat mematikan sel kulit serta memicu timbulnya jerawat pada wajah. Sementara, sinar matahari dapat membakar dan merusak jaringan kulit. Oleh sebab itu penting sekali menggunakan pelindung seperti sun protection saat beraktivitas di luar ruangan. Setelah menggunakan krim wajah yang menutrisi, ada baiknya Anda mengaplikasikan sun protection untuk melindungi wajah dari paparan UV A dan UV B. Langkah ini merupakan cara merawat wajah agar putih yang tepat.
Asupan gizi dan istirahat cukup
10. Perhatikan asupan makanan
Cara merawat wajah selanjutnya adalah membatasi asupan makanan berlemak dan berminyak karena makanan-makanan tersebut bisa meningkatkan produksi minyak alami kulit dan membuat wajah kusam. Sebagai gantinya, perbanyak mengonsumsi buah dan sayur terutama yang mengandung antioksidan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dan kulit, agar wajah Anda semakin cerah dan tidak kusam. Selain itu, perhatikan hidrasi tubuh lewat asupan air putih agar wajah tetap lembap dan merona alami, sehingga kecantikan wajah anda terjaga.
11. Istirahat yang cukup
Cara merawat wajah agar putih adalah dengan memastikan istirahat yang cukup. Biarkan diri Anda mendapat jatah tidur yang cukup. Pola tidur yang baik dapat berdampak baik bagi kesehatan kulit. Wajah akan senantiasa terlihat segar dan lebih cerah karena proses regenerasi kulit ketika tidur di malam hari tidak terganggu
Rabu, 29 Januari 2020
Karang Gigi
Assalamualaikum teman-teman kenalin nama aku Meizi Aulia Agia Putri. Aku kuliah di Politeknik Kesehatan Padang Jurusan Keperawatan Gigi. Sekarang aku mau jelasan apa itu karang gigi ?? ini penjelasannya…
Karang gigi adalah suatu lapisan deposit (bahan keras yang melekat pada permukaan gigi) mineral yang berwarna kuning atau coklat pada gigi karena plak gigi yang mengeras.Menurut Kamus Kedokteran Gigi (F.J Harty dan R Ogston),adalah Deposit plak yang termineralisasi, kemudian mengeras yang menempel pada gigi. Adapun penyebab terjadinya karang gigi adalah plak , bakteri kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mengunyah pada satu sisi rahang.
Akibat terjadinya karang gigi terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Menyebabkan peradangan pada gusi
Apabila anda sering mengalami radang gusi atau gusi bengkak, atau juga saat gosok gigi gusi berdarah, maka itu adalah salah satu tanda bahaya akan karang gigi. Apabila hal ini dibiarkan dalam waktu lama maka akan menjadi masalah yang lebih serius seperti sakit gigi atau gigi akan lepas.
2. Penyebab beberapa penyakit pada gusi
Karang gigi dapat menyebabkan gusi bengkak, gusi berdarah, dan nyeri pada gusi. Hal ini terjadi karena bakteri yang berada pada karang gigi dapat menyerang gusi sehingga muncul beberapa penyakit pada gusi.
3.Nafas menjadi bau
Karang gigi dapat menyebabkan nafas anda menjadi bau sebab banyak bakteri yang terkandung dalam karang tersebut. Tentu saja hal ini akan membuat anda merasa malu atau kurang percaya diri.
Cara untuk mencegah terjadinya karang gigi dibagi menjadi 4 bagian yaitu :
Menjaga kebersihan gigi dan mulut
Menyikat gigi minimal 2 x sehari.
Menggosok gusi dengan lembut.
Membersihkan sela-sela makanan dengan dental floss.
Jangan mengunyah di satu sisi rahang karena karang gigi akan banyak terbentuk di permukaan yang tidak dipakai mengunyah karena fungsi mengunyah sebagai sikap gigi alami tidak ada.
Konsumsi buah atau sayuran yang berserat.
Rajin kontrol gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Karang gigi adalah suatu lapisan deposit (bahan keras yang melekat pada permukaan gigi) mineral yang berwarna kuning atau coklat pada gigi karena plak gigi yang mengeras.Menurut Kamus Kedokteran Gigi (F.J Harty dan R Ogston),adalah Deposit plak yang termineralisasi, kemudian mengeras yang menempel pada gigi. Adapun penyebab terjadinya karang gigi adalah plak , bakteri kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mengunyah pada satu sisi rahang.
Akibat terjadinya karang gigi terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Menyebabkan peradangan pada gusi
Apabila anda sering mengalami radang gusi atau gusi bengkak, atau juga saat gosok gigi gusi berdarah, maka itu adalah salah satu tanda bahaya akan karang gigi. Apabila hal ini dibiarkan dalam waktu lama maka akan menjadi masalah yang lebih serius seperti sakit gigi atau gigi akan lepas.
2. Penyebab beberapa penyakit pada gusi
Karang gigi dapat menyebabkan gusi bengkak, gusi berdarah, dan nyeri pada gusi. Hal ini terjadi karena bakteri yang berada pada karang gigi dapat menyerang gusi sehingga muncul beberapa penyakit pada gusi.
3.Nafas menjadi bau
Karang gigi dapat menyebabkan nafas anda menjadi bau sebab banyak bakteri yang terkandung dalam karang tersebut. Tentu saja hal ini akan membuat anda merasa malu atau kurang percaya diri.
Cara untuk mencegah terjadinya karang gigi dibagi menjadi 4 bagian yaitu :
Menjaga kebersihan gigi dan mulut
Menyikat gigi minimal 2 x sehari.
Menggosok gusi dengan lembut.
Membersihkan sela-sela makanan dengan dental floss.
Jangan mengunyah di satu sisi rahang karena karang gigi akan banyak terbentuk di permukaan yang tidak dipakai mengunyah karena fungsi mengunyah sebagai sikap gigi alami tidak ada.
Konsumsi buah atau sayuran yang berserat.
Rajin kontrol gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Langganan:
Komentar (Atom)